KETUBAN PECAH SEBELUM WAKTUNYA PDF

Pernah melakukan amniocentesis di awal kehamilan Melakukan olahraga berat atau menempatkan terlalu banyak tekanan pada tubuh Merokok Pola makan dan gizi yang buruk Kekurangan asupan tembaga, vitamin C, atau seng Kondisi sosial ekonomi yang rendah cenderung membuat ibu menerima perawatan prenatal yang kurang baik Apa saja tanda dan gejala kantung ketuban pecah dini KPD? Gejala KPD adalah sama seperti ketuban pecah tanda melahirkan, yaitu kebocoran cairan dari vagina. Air ketuban bisa keluar menetes bocor, mengalir, meleler, atau menyembur kuat seperti air kencing. Semakin besar robekan pada kantungnya, semakin banyak air ketuban yang keluar dari vagina.

Author:Bazshura Kacage
Country:Libya
Language:English (Spanish)
Genre:Art
Published (Last):14 August 2004
Pages:198
PDF File Size:2.81 Mb
ePub File Size:11.10 Mb
ISBN:866-9-66840-578-1
Downloads:70505
Price:Free* [*Free Regsitration Required]
Uploader:Kiran



Namun jika yang terjadi ketuban pecah dini sebelum weaktunya kelahiran, maka janin akan beresiko terinfeksi, menyebabkan air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat prolaps tali pusat yang kesemuanya akan sangat berbahaya bagi si ibu maupun si janin. Air ketuban pecah dini sebelum waktunya persalinan juga menjadi penyebab bayi dilahirkan secara prematur tergantung kebijakan dari dokter.

Pada masa kehamilan, janin dalam rahim si ibu akan berkembang dan dilindungi oleh selaput tipis yang berisi cairan amnion. Cairan ini memungkinkan si janin untuk bergerak bebas dan berenang di dalamnya. Cairan amnion inilah yang biasanya kita kenal dengan air ketuban.

Pada proses kelahiran, selaput ketuban ini akan mendapatkan kontraksi yang kuat sehingga selaput tersebut akan pecah dan bayi dalam kandungan bisa lahir dengan mudah. Namun kadang pada proses kelahiran dokter atau bidan dengan sengaja akan melakukan perobekan pada selaput ketuban untuk memeriksa kondisi bayi dalam kandungan dengan melihat warna air ketuban atau merangsang kontraksi yang dirasa kurang.

Pecah ketuban sebelum fase persalinan dimulai yang disebut juga dengan ketuban pecah dini juga bisa terjadi. Jika ibu hamil mengalami pecah ketuban sebelum fase kelahiran, maka ibu hamil harus segera ke dokter. Penundaan penanganan akan mengakibatkan terjadinya infeksi, air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat prolaps tali pusat yang kesemuanya bisa beresiko fatal bagi si ibu maupun si bayi. Seperti kita ketahui, selaput ketuban inilah yang menjaga janin dari infeksi bakteri dan kuman yang biasanya datang dari luar.

Jika air ketuban pecah dini sebelum waktunya kelahiran atau bahkan air ketuban habis sebelum si ibu mendapatkan penanganan, maka akan terjadi hubungan antara janin dan dunia luar sehingga dapat menyebabkan janin menjadi rentan terinfeksi bakteri dan kuman dari luar.

Untuk mencegah resiko infeksi ini, maka biasanya dokter akan memberikan antibiotik untuk mencegah infeksi pada janin dan menyuntikan obat untuk merangsang pematang paru janin.

Tindakan persalinan akan dipelihara dahulu konservatip atau langsung dilakukan induksi persalinan yang akan disesuaikan dengan usia kehamilan, keadaan ibu dan si janin. Lalu apa tanda-tanda air ketuban pecah? Tanda-tanda air ketuban pecah biasanya ditandai dengan keluarnya air ketuban dari vaghina.

Cairan ini tidak bisa ditahan oleh si ibu hamil, berbeda dengan air seni atau urine yang bisa ditahan. Cara paling mudah untuk membedakan antara cairan ketuban dengan urine adalah dari warna air ketuban serta baunya. Air seni atau urine biasanya akan memiliki warna kekuningan hingga bening dan memiliki bau yang pesing.

Cairan ini tidak akan berhenti merembes dan terus mengalir bahkan hingga membasahi pakaian. Selanjutnya pencegahan apa yang bisa ibu hamil lakukan agar resiko ketuban pecah sebelum waktunya bisa dihindari? Kita tidak bisa memastikan apakah ketuban pecah sebelum waktunya bisa dihindari, namun dengan mengurangi aktifitas yang berlebihan yang dapat menimbulkan ketegangan fisik maupun mental bagi ibu hamil, menghindari makan makanan yang bisa merangsang terjadinya kontraksi rahim seperti minuman beralkohol dan makanan yang mengandung zat fermentasi, menjaga daerah perut dari benturan fisik, menjaga kesehatan sekitar alat khelamin terutama dari infeksi, menghindari stress berlebihan dan melakukan hubungan suami istri secara hati — hati terutama pada kehamilan yang memasuki trimester kedua Insya Allah bisa membantu mengurangi resiko terjadinya ketuban pecah sebelum waktunya.

Jika suatu saat ibu hamil mengalami air ketuban pecah dini sebelum waktunya fase persalinan, tips yang perlu suami dan ibu hamil lakukan adalah jangan panik! Demikian sedikit informasi tentang mewaspadai air ketuban pecah sebelum waktunya.

Semoga bermanfaat..

JOVAN STERIJA POPOVIC KIR JANJA PDF

amelisaanzeli

Meningkatkan tindakan operatif obstetri khususnya SC Morbiditas dan mortalitas maternal Prognosis jani Prematuritas Masalah yang dapat terjadi pada persalinan prematur diantaranya adalah respiratory distress sindrome, hypothermia, neonatal feeding problem, retinopathy of premturity, intraventricular hemorrhage, necrotizing enterocolitis, brain disorder and risk of cerebral palsy , hyperbilirubinemia, anemia, sepsis. Sindrom deformitas janin Terjadi akibat oligohidramnion. Diantaranya terjadi hipoplasia paru, deformitas ekstremitas dan pertumbuhan janin terhambat PJT Morbiditas dan mortalitas perinatal. Penanganan Ketuban pecah sebelum waktunya pada usia kehamilan kurang dari 36 minggu, dilakukan tindakan konservatif. Tindakan konservatif adalah istirahat berbaring, pemberian antibiotik, pematangan paru dan penilaian tanda-tanda infeksisecara klinik maupun laboratorium. Manuaba, Ida bagus Gde dalam tindakan pada ketuban pecah sebelum waktunya dapat dilakukan dengan 3 tindakan : Konservatif Tirah baring untuk mengurangi keluarnya air ketuban sehingga masa kehamilan dapat diperpanjang Tirah baring dapat dikombinasikan dengan pemberian antibiotik sehingga dapat menghindari infeksi Antibiotic yang dianjurkan adalah : Ampisilin dosis tinggi : untuk infeksi streptokokus beta Eritromisin dosis tinggi : untuk Chlamidia Trachomatis dan Ureoplasma dan lainnya Bahaya menunggu terlalu lama adalah kemungkinan infeksi semakin meningkat sehingga terpaksa harus dilakukan terminasi. Tindakan aktif Tindakan aktif adalah partus pervaginam dengan atau tanpa induksi Oksitosin, partus pervaginam dengan embriotomi dan seksio caesarea.

IBM BLADECENTER HS23E PDF

Bila Air Ketuban Pecah Sebelum Waktunya, Ini yang Harus Anda Lakukan

Namun jika yang terjadi ketuban pecah dini sebelum weaktunya kelahiran, maka janin akan beresiko terinfeksi, menyebabkan air ketuban habis, atau keluarnya tali pusat prolaps tali pusat yang kesemuanya akan sangat berbahaya bagi si ibu maupun si janin. Air ketuban pecah dini sebelum waktunya persalinan juga menjadi penyebab bayi dilahirkan secara prematur tergantung kebijakan dari dokter. Pada masa kehamilan, janin dalam rahim si ibu akan berkembang dan dilindungi oleh selaput tipis yang berisi cairan amnion. Cairan ini memungkinkan si janin untuk bergerak bebas dan berenang di dalamnya. Cairan amnion inilah yang biasanya kita kenal dengan air ketuban. Pada proses kelahiran, selaput ketuban ini akan mendapatkan kontraksi yang kuat sehingga selaput tersebut akan pecah dan bayi dalam kandungan bisa lahir dengan mudah. Namun kadang pada proses kelahiran dokter atau bidan dengan sengaja akan melakukan perobekan pada selaput ketuban untuk memeriksa kondisi bayi dalam kandungan dengan melihat warna air ketuban atau merangsang kontraksi yang dirasa kurang.

Related Articles